185 Polwan Dilatih Jadi Negosiator Aksi Massa

MATASEMARANG.COM – Polda Jawa Tengah melatih 185 polisi wanita (polwan) dari berbagai kesatuan yang akan bertugas sebagai negosiator saat menghadapi menghadapi kontingensi di berbagai kegiatan penyampaian aspirasi massa.

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman di Semarang, Senin, mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari langkah antisipatif alam menjaga situasi kondusif wilayah, khususnya dalam menghadapi berbagai momentum kegiatan masyarakat.

Menurut dia, pelatihan tersebut dirancang untuk membekali polwan dengan kemampuan komunikasi taktis sekaligus pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika massa di lapangan.

“Peran negosiator sangat krusial, terutama saat berhadapan dengan situasi yang berpotensi memanas,” katanya.

Ia menjelaskan negosiator bukan sekadar penyampai pesan, melainkan jembatan komunikasi yang menentukan arah situasi.

Ia menuturkan menjadi seorang negosiator membutuhkan kesabaran, kedewasaan, serta kemampuan membaca situasi secara cepat dan tepat.

Selain itu, kata dia, negosiator merupakan wajah pertama Polri yang hadir di tengah masyarakat, sehingga pendekatan humanis harus selalu diutamakan .

Ia mengharapkan polwan mampu menjadi penyejuk di tengah tensi yang meningkat, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tetap tersalurkan tanpa menimbulkan konflik.

Para polwan memperoleh pelatihan dari instruktur yang berasal dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah.

Selain teori para polwan negosiator tersebut juga memperoleh pelatihan tentang teknik membangun komunikasi persuasif, membaca kondisi psikologis massa, serta menentukan langkah yang tepat untuk menjaga situasi tetap aman. ***

BACA JUGA  Eks Dirut Bank Jateng Tak Layak Dipidana, Kredit Macet Sritex Risiko Bisnis

Pos terkait