MATASEMARANG.COM – Masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak dan rubella yang masih berpotensi menular, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan.
Programmer Imunisasi Dinkes Kota Pekalongan Samsiyah Ratnawati menjelaskan bahwa campak memiliki gejala khas yang perlu dikenali sejak dini.
“Gejalanya antara lain mata merah, demam tinggi, batuk, pilek, serta muncul bintik-bintik yang biasanya bermula di belakang telinga lalu menyebar ke leher hingga seluruh tubuh,” terangnya dikutip Senin 20 April 2026 dari laman resmi Pemkot Pekalongan.
Ia menegaskan, campak tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan komplikasi serius.
“Campak bisa menyerang paru-paru dan berkembang menjadi bronkopneumonia. Bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat, terutama pada anak yang belum memiliki kekebalan,” ujarnya.
Rubella, lanjut Samsiyah, memiliki gejala mirip campak namun lebih ringan.
Meski demikian, rubella sangat berisiko bagi ibu hamil karena dapat menimbulkan kecacatan pada janin, seperti katarak, kelainan jantung, hingga cacat fisik.
Dinkes Kota Pekalongan menekankan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan utama.
Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika menemukan gejala yang mengarah pada campak atau rubella.
“Pada anak-anak biasanya juga diberikan vitamin A untuk membantu pemulihan,” tambahnya.

















