Lebih lanjut, untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi nasional dalam menggenjot pertumbuhan dan kesejahteraan rakyat, Pemkot Semarang kini tengah menyiapkan inovasi strategi ekonomi berbasis sirkular yang diberi nama Waras Ekonomi.
Inovasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi mandiri dengan merangkul dan mempertemukan berbagai entitas sektor swasta dan masyarakat di luar pemerintah.
“Yang sedang kita canangkan adalah proses sirkular ekonomi, mempertemukan pihak-pihak di luar yang bisa dikendalikan oleh pemerintah untuk dijadikan sebuah ekosistem. Namanya Waras Ekonomi,” jelasnya.
Melalui Waras Ekonomi, Pemkot Semarang optimistis dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan tanpa harus bergantung pada intervensi anggaran negara (APBN/APBD) secara berlebihan.
“Ini nantinya akan mengikut di strategi nasional untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, dengan cara tanpa intervensi berlebihan dari anggaran negara,” pungkasnya. [AZM]

















