MATASEMARANG.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 17.518 pelanggan naik dan turun di Stasiun Pekalongan pada periode 12–16 Juni 2026 atau masa liburan Tahun Baru Islam.
Dari jumlah tersebut, 8.728 pelanggan berangkat dan 8.790 pelanggan tiba, menunjukkan pola mobilitas yang relatif seimbang.
Perjalanan didominasi aktivitas antarkota untuk wisata, silaturahmi keluarga, dan kegiatan sosial.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan tingginya jumlah pelanggan mencerminkan peran penting Stasiun Pekalongan sebagai simpul transportasi utama di Pantura Jateng.
“Mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Islam menunjukkan pola stabil dan seimbang antara arus keberangkatan dan kedatangan,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Selama periode tersebut, Stasiun Pekalongan menempati posisi keempat dengan jumlah pelanggan tertinggi di wilayah Daop 4, setelah Semarang Tawang, Semarang Poncol, dan Tegal.
Kereta favorit pelanggan antara lain KA Kaligung, KA Joglosemarkerto, KA Kamandaka, dan KA Menoreh, dengan tujuan populer ke Jakarta, Surabaya, Solo, dan Purwokerto.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, KAI Daop 4 mengoperasikan rata-rata 33 perjalanan kereta jarak jauh per hari dengan kapasitas 86.318 tempat duduk selama masa liburan.
Luqman menegaskan KAI berkomitmen menjaga kelancaran operasional serta memberikan layanan aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Kami imbau masyarakat datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi ketentuan perjalanan yang berlaku,” pungkasnya.


















