Hendrianto menambahkan, beberapa siswa baru mendatangi rumah sakit pada Kamis pagi lantaran efek atau gejala racun baru dirasakan selang beberapa jam kemudian.
Pihak rumah sakit menegaskan tetap menyiagakan tim medis untuk mengantisipasi adanya pasien susulan.
Sampel Makanan MBG Dikirim ke Labkesmas Semarang
Hingga saat ini, penyebab pasti dari peristiwa keracunan massal tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
Guna memastikan pemicu utama munculnya gejala pada ratusan siswa, sampel hidangan MBG telah diamankan dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Balai Pengujian Kesehatan Pegawai dan Masyarakat (Balai Labkesmas) Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Hasil uji laboratorium dari Balai Labkesmas Jateng nantinya akan menjadi acuan resmi untuk menentukan apakah terdapat kontaminasi bakteri atau indikasi makanan kedaluwarsa dalam menu MBG yang dibagikan.

















