Selain membuka bandara alternatif, Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports juga menyiapkan dukungan transportasi darat agar perpindahan penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju bandara pengganti berlangsung lebih mudah dan aman.
Transportasi darat yang disediakan meliputi layanan kereta api dan moda angkutan bus secara gratis bagi penumpang yang jika penerbangannya dialihkan menuju Bandara Kertajati, Juanda, Solo, Semarang, maupun Yogyakarta.
Menhub menegaskan tak ada pungutan biaya transportasi menuju bandara alternatif, hal itu sebagai bagian dari pelayanan kepada penumpang selama operasional penerbangan terdampak penyebaran abu vulkanik erupsi GAK di Bandara Soetta.
Pelaksanaan layanan tersebut dikoordinasikan antara InJourney Airports dan masing-masing maskapai agar penumpang memperoleh kepastian mengenai lokasi keberangkatan baru beserta moda transportasi pendukung yang disediakan pemerintah.
Informasi mengenai pemindahan penerbangan maupun jadwal keberangkatan menuju bandara alternatif akan disampaikan langsung oleh maskapai kepada setiap penumpang melalui mekanisme pelayanan yang telah ditetapkan.
Meski begitu, Menhub menjelaskan keputusan menggunakan bandara alternatif tetap berada pada masing-masing maskapai, sedangkan penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara pengganti atau membatalkan penerbangannya sesuai kebutuhan.
“Tergantung kepada masyarakat apakah masih ingin melakukan perjalanan dengan memindah perjalanannya ke bandara-bandara alternatif tersebut atau mereka membatalkan perjalanannya,” beber Dudy.


















