Pilus mengatakan calon direktur utama yang diajukan memang memiliki rekam jejak pengalaman memimpin perusahaan air minum di beberapa daerah lain seperti di Jember, Kalimantan, Grobogan, hingga Indramayu.
“Calon Dirut ini juga sudah punya pengalaman di PDAM lain seperti di Jember, Kalimantan, Grobogan, dan terakhir di Indramayu. Nah sekarang semoga di kotanya sendiri bisa lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.
Selain itu, dewan berharap dengan adanya direksi baru, semua evaluasi untuk PDAM Tirta Moedal bisa menjadi bahan acuan untuk menjadi lebih baik dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kota Semarang.
“Kita mendorong direksi baru nantinya menjadi lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu calon Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan mengaku belum bisa banyak memberikan komentar.
“Ya kalau visi misi kan sudah disampaikan ke pansel (panitia seleksi). Saya juga kaget ternyata sudah dimintakan rekomendasi ke Kemendagri dan ini juga diundang DPRD,” kata Wawan, sapaannya.
Ke depan, ia mengaku belum mau berspekulasi apa yang akan dilakukan untuk PDAM sebelum resmi dilantik.
“Saat ini mengalir dulu saja. Nanti kalau sudah ada kepastian pelantikan, ya baru nanti kita ketemu lagi ya,” pungkasnya. ***

















