MATASEMARANG.COM – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau kondisi kesehatan dua warga Desa Bebengan, Kecamatan Boja, yakni Putri Setya (23) dan Intan Ayu (19).
Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Boja setelah mengalami peristiwa memilukan.
Diketahui, Putri dan Intan selama dua minggu mengurung diri di rumah untuk menemani jenazah sang ibu, Setyaningsih (51), yang meninggal pada 13 Oktober 2025.
Pada 1 November 2025, warga mencium bau menyengat dari rumah tersebut. Setelah didobrak, warga menemukan jenazah sang ibu serta kedua anaknya dalam kondisi lemas.
Warga kemudian segera membawa Putri dan Intan ke RS PKU Muhammadiyah Boja untuk mendapatkan pertolongan medis, sementara jenazah dimakamkan oleh warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Kendal memastikan akan memberikan pendampingan penuh.
“Pemkab Kendal sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, yang nantinya kedua anak tersebut akan dititipkan ke Panti Margi Utomo, untuk sang kakak yang bernama Putri akan diberikan pelatihan ketrampilan, sedangkan untuk adiknya yang bernama Intan akan dilakukan pendampingan khusus,” tutur Bupati Kendal.
Mbak Tika, sapaan akrab bupati Kendal berpesan kepada perangkat desa serta RT/RW agar lebih aktif melakukan pengawasan terhadap warganya. Hal ini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kepada awak media, Putri mengaku tidak memberitahu tetangga saat ibunya meninggal karena pesan terakhir sang ibu agar tidak menyusahkan orang lain. Selama ibunya sakit hingga meninggal, Putri dan adiknya hanya bertahan dengan minum air tanpa makan.


















