MATASEMARANG.COM – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Manggar Lestari Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengikuti penilaian tingkat nasional secara daring di aula Kantor Bapperida.
Ada tiga Kampung KB dari seluruh Indonesia yang dinilai, dan nantinya akan dipilih satu sebagai terbaik tingkat nasional.
Para juri berasal dari Kemenko PMK, Setkab, dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI.
Kepala Desa Lerep, Sumaryanto, menjelaskan program unggulan “Sejuta Cara Warga Lerep Mencegah Stunting” (Serep Ceting) menjadi andalan membangun kesejahteraan warga.
“Tak hanya stunting, kami juga membantu warga lansia dan lainnya secara bergotong-royong antarwarga,” ujarnya, 11 Juni 2026.
Selain itu, dukungan perguruan tinggi dan BUMN melalui KKN tematik, riset sosial-ekonomi, serta alokasi dana CSR turut memperkuat kualitas kehidupan warga.
Lerep sebagai desa wisata juga memiliki paket unik “Sugar Daddy”, yakni kegiatan liburan yang memperkuat relasi ayah dan anak.
Acara penilaian dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Rusman Efendi, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Nur Arifah, Kepala DP3AKB Dewanto Leksono Widagdo, serta Kades Lerep Sumaryanto. Turut hadir pegiat Kampung KB Manggar Lestari, kolaborator perguruan tinggi, dan BUMN.
Bupati Ngesti Nugraha menegaskan Pemkab Semarang telah memiliki dokumen peta jalan pembangunan kependudukan hingga 2029, termasuk Perbup Nomor 49 Tahun 2025 tentang alokasi dana APBDes untuk pengembangan Kampung KB dan penanganan stunting.


















