DLH Perketat Mitigasi Teknis Kebakaran TPA Jatibarang

petugas Damkar lakukan pendinginan di TPA Jatibarang (matasemarang.com/Lia Dina)
petugas Damkar lakukan pendinginan di TPA Jatibarang (matasemarang.com/Lia Dina)
  • DLH Kota Semarang lakukan mitigasi pencegahan risiko kebakaran di TPA Jatibarang
  • DLH mengedukasi pengemudi truk sampah, pemulung, pengepul, hingga peternak yang beraktivitas di kawasan TPA

MATASEMARANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang memperkuat langkah pencegahan risiko kebakaran di TPA Jatibarang guna mengantisipasi dampak musim kemarau. Bersama Satuan Tugas (Satgas) gabungan, DLH mengintensifkan patroli dan berbagai langkah mitigasi teknis di kawasan TPA.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran TPA Jatibarang pada Kamis 9 Agustus 2026 lalu yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto. Kesiapan personel, sarana pemadaman, pemantauan kawasan, hingga penanganan titik api diperkuat setelah apel tersebut.

BACA JUGA  Unik, Spider-Man Jualan Kambing Kurban di Lempongsari Sambil Live TikTok

Kepala DLH Kota Semarang Glory Nasarani mengatakan kesiapan personel di TPA Jatibarang terus diperkuat untuk mengantisipasi munculnya titik api.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun. Tim lapangan melakukan patroli rutin setiap 4 hingga 6 jam di seluruh zona rawan, didampingi penyiraman berkala oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang setiap dua hari sekali serta penyediaan sistem on-call dengan response time di bawah 15 menit,” kata Glory, Minggu 16 Agustus 2026.

BACA JUGA  Imbas 2 Proyek Besar di Gombel Lama, Rumah Warga Retak

Penguatan mitigasi teknis dilakukan pada sejumlah titik rawan di kawasan TPA. DLH menyiagakan delapan titik pipa injeksi air ke dalam timbunan untuk menangani potensi api bawah permukaan (subsurface fire).

Selain itu, petugas menjalankan flaring gas metana setiap hari, penyemprotan biodekomposer, penutupan tanah (soil cover) secara bertahap pada zona aktif dan pasif, serta pemantauan kawasan menggunakan drone.

Pos terkait