Meredam Citra Suram Nusakambangan

Nusakambangan
Rahmat Hidayat (32), warga binaan Lapas Nusakambangan menebar pakan di tambang udang Vanamee, Nusakambangan, Senin (29/6/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty

“Kalau di peternakan ayam kan setelah kegiatan kembali lagi ke sel. Kalau di tambak, kami tinggal di mes, jadi suasananya enggak kayak di penjara gitu. Lebih fresh,” ujar Adrian.

Pulau Penjara Nusakambangan telah bertransformasi dari ruang penahanan yang sangat kuat menjadi ruangan produksi yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

Melalui program ketahanan pangan dan balai latihan kerja Nusakambangan, warga binaan diberdayakan dan dilatih keterampilan. Banyak tempat latihan di sana, seperti peternakan kambing, perkebunan anggur, budidaya anggrek, peternakan ayam petelur, peternakan ayam, peternakan sapi, konveksi, tambak sidat, holtikultura, pembuatan pupuk, pertanian.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Keramahan Muslim Indonesia di Masjid New York

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Andi E. Sutrisno dalam artikelnya yang diterbitkan Antara, Senin (22/6), menyebut Nusakambangan kini dapat dibaca sebagai laboratorium transformasi pemasyarakatan, sebuah model yang menunjukkan bahwa keamanan, pembinaan, produktivitas, dan pemberdayaan dapat berjalan dalam satu ekosistem kebijakan yang saling menguatkan. [Laily Rahmawati/Ant]
 

Pos terkait