Prabowo: Pemimpin Harus Siap Dihujat tapi Pantang Patah Semangat

Namun, hal tersebut tidak boleh mempengaruhi semangat kerja, melainkan dijadikan sebagai bahan koreksi dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.

Dia menegaskan pendekatan kerja yang digunakan pemerintah berbasis pada bukti dan hasil nyata. Prabowo menyebutkan bahwa kehadiran pejabat di lapangan bukan untuk kepentingan seremonial, melainkan untuk melihat, mencatat, memahami persoalan, serta mengambil keputusan yang diperlukan.

“Kita sekarang dalam rangka membuktikan. Jadi kalau ada menteri-menteri, pejabat turun, itu dia tidak turun untuk wisata. dia datang dia melihat, mencatat, mengerti mengambil keputusan, kan demikian,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Aksi Unjuk Rasa Masih Marak di Jakarta

Lebih lanjut Kepala Negara menekankan bahwa fokus utama pemerintah adalah meringankan dan mengurangi penderitaan masyarakat.

Berbagai kritik dan komentar negatif dipandangnya sebagai pengingat, namun tidak menjadi penghalang dalam upaya pemerintah mengurus kepentingan seluruh rakyat.

“Tugas kita, saya, walaupun tidak sehari-hari sama saudara ya, saya di pusat ya, saya berpikir bagaimana saya atasi ini, membantu saudara di lapangan. Tetapi sementara nasib 280 juta rakyat Indonesia tetap harus kita urus secara nasional,” pungkas dia. (Ant)

Pos terkait