Melalui momentum open house Waisak ini, Romo Pujianto berharap esensi perayaan tidak hanya berhenti pada ritual keagamaan semata, melainkan mampu menjadi jembatan sosial untuk terus mempererat tali persaudaraan serta menjaga harmoni kedamaian antarumat beragama di Semarang.
Rajut Toleransi, Romo Pujianto Gelar “Open House” di Momen Waisak

Pos terkait
Kemenag Pekalongan Pastikan Tak Ada Lagi Kegiatan Pendidikan di Ponpes Padepokan Padang Ati
Ditaksir Bernilai Rp900 Jutaan, Bongkaran Stadion Wergu Kudus Laku Rp3 Miliar
Tak Buka Formasi CPNS 2026, Pemkot Pekalongan Pilih Optimalkan PPPK Paruh Waktu
Polres Semarang Imbau Siswa SMP Rayakan Kelulusan Tanpa Konvoi
BGN Masih Bekukan Operasional 13 SPPG di Kudus karena Tanpa Ipal
Warga Gelar Aksi Tolak Perjudian, Polisi Periksa Lokasi Dugaan Sabung Ayam
Panen Semangka Perdana di Tanjungmojo, Bukti Desa Bisa Mandiri
Kawasan Kedungsepur Kompak Kembangkan Wisata Ramah Muslim dan Gerakan Peduli Lingkungan
Mulai 1 Juni 2026, Bayar Parkir di Pekalongan Bisa Pakai QRIS
Satu Keluarga Tewas di Tenda Glamping Posong Dimakamkan di Banyubiru
Diduga Keracunan, 4 Warga Semarang Meninggal dalam Tenda di Kawasan Wisata Posong

















