Melalui momentum open house Waisak ini, Romo Pujianto berharap esensi perayaan tidak hanya berhenti pada ritual keagamaan semata, melainkan mampu menjadi jembatan sosial untuk terus mempererat tali persaudaraan serta menjaga harmoni kedamaian antarumat beragama di Semarang.
Rajut Toleransi, Romo Pujianto Gelar “Open House” di Momen Waisak

Pos terkait
Sambut Asadha, Hamparan Padi Semarang Disulap Jadi Gambar Sang Buddha
217 Pengaduan Masuk ke Pemkab Semarang, Jalan Jadi Keluhan Utama
Jangkau Kebakaran di Gang Sempit, Damkar Demak Pakai Armada Roda Tiga
Etik Suryani Ditahan KPK, Eko Sapto Purnomo Ditujuk Jadi Plt Bupati Sukoharjo
Sudah Diamankan Polisi, 2 Anak Kabur dari Rumah Gara-gara Ditegur Ibu
Tim Gabungan Hentikan Aktivitas 2 Tambang Belum Berizin di Mayong
Keramik Klampok dan Ritual Ujungan Banjarnegara Jadi Warisan Budaya Takbenda
Jadwal Samsat Keliling Demak Bulan Juli 2026, Ada Layanan Malam di Alun-alun

















