Ratusan SPPG Fiktif di Cilacap Tanpa Bangunan, Ada yang Berlokasi di Kuburan

Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya (foto: Pemprov Jateng)
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya (foto: Pemprov Jateng)

MATASEMARANG.COM – Dugaan miring mengenai adanya praktik lancung dalam penentuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya terbukti.

Pemerintah Kabupaten Cilacap membongkar keberadaan ratusan titik layanan SPPG fiktif yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap.

Temuan mengejutkan ini terungkap setelah tim investigasi gabungan bentukan pemerintah menggelar rapat koordinasi dan melakukan verifikasi faktual langsung ke lapangan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Siap Dampingi Petani Ajukan Klaim Asuransi

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan bahwa dari hasil pelacakan langsung, saat ini sudah muncul lebih dari 300 titik SPPG di wilayah Kabupaten Cilacap.

Dari 300 titik yang sudah ada tersebut, diduga sekitar 100 titik merupakan SPPG fiktif.

“Kemarin tim investigasi sudah mengadakan rapat bersama. Ternyata sudah muncul sekarang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap, yang mana setelah didatangi oleh Kepala SPPG yang ditunjuk BGN pusat, titik itu tidak ada bangunan apa pun,” ungkap Ammy Amalia Fatma Surya kepada media, Selasa 23 Juni 2026.

BACA JUGA  Bupati Batang Contohkan Berjalan Kaki ke Kantor

Berlokasi di Tengah Sawah hingga Kuburan

Lebih lanjut, Ammy Amalia membeberkan fakta miris mengenai lokasi koordinat titik-titik layanan yang didaftarkan secara ilegal tersebut.

Bukannya berada di fasilitas publik atau permukiman warga yang membutuhkan pemenuhan gizi, lokasi-lokasi tersebut justru berada di tempat yang tidak masuk akal.

“Ada yang di tengah hutan, tengah sawah, hingga tengah kuburan,” jelasnya.

Temuan lapangan ini menjadi bukti otentik yang mengonfirmasi bahwa desas-desus mengenai adanya praktik jual beli titik program nasional tersebut bukan sekadar isapan jempol belaka.

Pos terkait