Tenang, Stok BBM dan Gas Lebih dari Cukup

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari realisasi komitmen impor minyak sebesar 150 juta barel dari Rusia yang akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2026.

Pemerintah saat ini memprioritaskan ketersediaan seluruh jenis bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.

Terdapat dua opsi yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah untuk mengimpor 150 juta barel minyak mentah dari Rusia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kembali Usulkan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Bahlil: Biar Tak Pusing

Opsi pertama adalah mengimpornya langsung dari badan usaha milik negara (BUMN), kemudian opsi kedua adalah mengimpor melalui Badam Layanan Umum (BLU). [Ant]

Pos terkait