321 WNA Ditangkap dalam Kasus Judi Daring, Mayoritas WN Vietnam dan China

MATASEMARANG.COM – Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) menangkap sebanyak 321 warga negara asing (WNA) terkait tindak pidana perjudian daring atau online jaringan internasional di lokasi perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Wira Satya Triputra mengatakan penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari serangkaian penyelidikan yang panjang dengan adanya informasi dari masyarakat.

“Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisir dan melibatkan warga negara asing dari berbagai negara,” ucap Brigjen Pol. Wira dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kapal Wisata Terbalik, 34 Penumpang Tewas

Ia menjelaskan penangkapan para WNA telah dilakukan pada Kamis (7/5). Saat ini, pemeriksaan terhadap para pelaku yang ditangkap masih terus berlanjut.

Wira menyebut para pelaku dicokok dalam keadaan tertangkap tangan atau sedang melakukan operasional judi daring.

Secara perinci, para pelaku yang ditangkap meliputi sebanyak 57 orang merupakan warga negara China, 228 orang warga negara Vietnam, 11 orang warga negara Laos, 13 orang warga negara Myanmar, tiga orang masing-masing warga negara Malaysia dan Kamboja, serta lima orang warga negara Thailand.

BACA JUGA  Kuasa Hukum: Joko Wilopo Tidak Melarikan Diri

Dia mengungkap para WNA memiliki peran masing-masing dalam tindak pidana judi online, yang dijadikan sebagai mata pencaharian tersebut.

“Ini dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan sarana elektronik serta pola operasional digital lintas negara yang terorganisir,” tutur dia.

Pos terkait