PWI Jateng Siapkan Lulusan FH Unissula Jago Menulis


Orisinal dan Akurat

Melalui Sekolah Jurnalistik bersama PWI ini, FH Unissula ingin memastikan setiap karya tulis ilmiah yang dihasilkan mahasiswa memiliki orisinalitas tinggi dan akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum.

“Lulusan FH Unissula dituntut memiliki kompetensi mumpuni, dan salah satunya adalah kemampuan menulis. Dengan bimbingan langsung dari PWI, kami berharap mahasiswa memiliki integritas dan etika yang kuat, sehingga melahirkan karya tulis yang berkualitas, objektif, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik. Ini adalah kawah candradimuka mahasiswa FH Unissula untuk mengasah kemampuan berjurnalistik,” tandas Ida.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Mahasiswa KKN UIN Salatiga Diminta Jeli Lihat Potensi Desa

Sesi materi berlangsung berbobot. Ketua Dewan Kehormatan PWI Jateng, Amir Machmud NS, membedah tuntas Hukum Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Dalam paparannya, dia melayangkan peringatan keras mengenai bahaya Anarki Jurnalistik—kondisi di mana produk informasi diproduksi tanpa standar UU Pers dan KEJ, yang dampaknya bisa menghancurkan reputasi seseorang maupun institusi dalam sekejap.

Amir juga menguliti fenomena kecerdasan buatan (AI) mengacu pada Peraturan Dewan Pers No. 1/2025.

“Ingat, AI hanyalah asisten, bukan pengganti! Kendali moral dan akurasi tetap ada di tangan wartawan demi menjaga kredibilitas produk informasi,” tegas Amir.

BACA JUGA  Guru Besar Universitas Al Azhar Mesir Puji Gagasan Keadilan di Disertasi Mohammad Saleh

Di sisi lain, Achmad Zaenal M membongkar rahasia konvergensi media. Di era di mana teks, gambar, suara, dan video melebur dalam satu platform digital, Zaenal membagikan taktik jitu bagaimana media harus adaptif melalui penguatan kapasitas SDM dan kreasi konten yang memikat telinga dan mata publik.

Pos terkait