Bulan Bung Karno, Sumanto Gelar Aksi Tanam Pohon di Tepi Sungai

Ketua DPRD Jateng Sumanto memimpin gerakan Merawat Pertiwi di Desa Dayu, 13 Juni 2026 (foto: DPRD Jateng)
Ketua DPRD Jateng Sumanto memimpin gerakan Merawat Pertiwi di Desa Dayu, 13 Juni 2026 (foto: DPRD Jateng)

MATASEMARANG.COM – Ratusan relawan, petani, dan masyarakat Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, menanam bibit pohon penyimpan air dalam gerakan Merawat Pertiwi yang digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno.

Kegiatan yang diinisiasi Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto berlangsung di lahan persawahan dekat Kali Cemara pada 13 Juni 2026 lalu.

Jenis pohon yang ditanam antara lain preh, bulu, dan beringin, yang berfungsi menjaga cadangan air tanah dan mengurangi risiko kekeringan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Aktivasi IKD di Jateng Baru 8,96 Persen, DPRD Dorong Percepatan

Sumanto menyampaikan bahwa momentum Bulan Bung Karno menjadi pengingat pentingnya menjaga alam sebagai warisan generasi mendatang.

Ia menekankan menanam pohon sebagai investasi jangka panjang.

“Kalau hari ini kita menanam pohon, mungkin lima atau sepuluh tahun lagi baru terasa manfaatnya. Tetapi kalau tidak dimulai sekarang, generasi mendatang yang akan menanggung akibatnya,” ujarnya.

Gerakan Merawat Pertiwi dipilih sebagai tema karena menekankan pentingnya menjaga sungai dan ekosistem.

Desa Dayu sendiri merupakan bagian dari Situs Sangiran, kawasan purbakala yang memiliki nilai sejarah dan budaya dunia.

BACA JUGA  DPRD, Bappeda, dan FISIP Undip Bahas Peran Publik dalam Pembangunan Kota Semarang

Sumanto menilai pelestarian lingkungan di kawasan tersebut memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekologis maupun warisan budaya.

Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi konservasi lingkungan dan pengelolaan sumber daya air.

Para petani menyambut baik aksi penghijauan tersebut dengan harapan ketersediaan air untuk pertanian tetap terjaga.

Sumanto menegaskan gerakan lingkungan tidak boleh berhenti sebagai seremoni.

Pos terkait