Efek Cuaca hingga Tren AI Global, Inflasi Jawa Tengah Mei 2026 Menyentuh Angka 0,23 Persen

ilustrasi inflasi (pixabay/Hobbyfotograf08)
ilustrasi inflasi (pixabay/Hobbyfotograf08)
  • Kota Surakarta: 0,31 persen
  • Kabupaten Kudus: 0,31 persen
  • Kabupaten Cilacap: 0,31 persen
  • Kabupaten Wonogiri: 0,30 persen
  • Purwokerto: 0,28 persen
  • Kabupaten Rembang: 0,24 persen
  • Kota Semarang: 0,16 persen
  • Kota Tegal: 0,14 persen
  • Kabupaten Wonosobo: 0,12 persen

Sementara untuk kalkulasi secara tahunan (year-on-year/yoy), seluruh kota IHK juga mencatatkan inflasi dengan posisi tertinggi dipegang oleh Cilacap di angka 3,22 persen, disusul Wonogiri (3,02 persen), Tegal (2,90 persen), Purwokerto (2,88 persen), Surakarta (2,85 persen), Semarang (2,79 persen), Wonosobo (2,73 persen), Kudus (2,67 persen), dan Rembang (2,59 persen).

BACA JUGA  Desember 2025 Jadi Puncak Musim Hujan di Jawa Tengah

Menatap periode ke depan, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat sinergi vertikal bersama jajaran pemerintah daerah di dalam wadah Forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah.

Fokus utama ke depan adalah memastikan kelancaran jalur distribusi barang serta menjaga kecukupan stok komoditas strategis agar daya beli masyarakat tetap aman.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City

Pos terkait