Sailun Group sendiri pertama kali berdiri pada tahun 2002, kini menempati peringkat ke-10 produsen ban terbesar dunia berdasarkan laporan Tire Press 2024 dan berada di posisi ke-11 merek ban paling bernilai global menurut Brand Finance 2023.
Dengan kehadiran di lebih dari 180 negara, Sailun mengoperasikan sembilan pabrik manufaktur serta empat pusat riset dan pengembangan di Asia, Eropa, dan Amerika Utara, yang berfokus pada inovasi teknologi, kualitas produk, dan keberlanjutan.
Pertumbuhan bisnis Sailun tercermin dari lonjakan penjualan global yang meningkat signifikan, dari 296 juta dolar AS pada 2008 menjadi 3 miliar dolar AS pada 2022.
Saat ini, Sailun memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban yang mencakup segmen kendaraan penumpang, kendaraan niaga, hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan, dan pertanian. [Ant]

















