Usung Filosofi Air dan Al-Qur’an, Mobil Hias PDAM Tirta Moedal Semarakkan Pawai MTQ Nasional

Armada mobil hias PDAM Tirta Moedal Kota Semarang yang mengusung dekorasi filosofis air dan Al-Qur'an dalam Pawai MTQ Nasional (foto: PDAM Kota Semarang)
Armada mobil hias PDAM Tirta Moedal Kota Semarang yang mengusung dekorasi filosofis air dan Al-Qur'an dalam Pawai MTQ Nasional (foto: PDAM Kota Semarang)
  • PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memamerkan mobil hias berkonsep filosofis dalam Pawai Pembukaan MTQ Nasional
  • Mengusung tema harmoni Al-Qur’an dan air bersih, PDAM menekankan keterkaitan erat antara kesejahteraan fisik dan spiritualitas

MATASEMARANG.COM – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menyedot perhatian publik saat menerjunkan armada mobil hias sarat makna filosofis pada Khidmat Pawai Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.

Kehadiran mobil hias ini dirancang tidak sekadar sebagai tontonan visual, melainkan media penyampaian pesan mendalam mengenai kehidupan, kebermanfaatan, serta penyelarasan pembangunan peradaban.

BACA JUGA  Gubernur: Jateng Fair 2025 Harus Tunjukkan Pembaruan Kreativitas

Mengusung tema besar “Menebar Cahaya Al-Qur’an dan Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, keikutsertaan PDAM menegaskan bahwa nilai-nilai kitab suci dan pelayanan air bersih saling menopang dalam menyejahterakan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan yang akrab disapa Mas Wawan menyebut momentum MTQ Nasional menjadi pengingat penting bagi institusi pelayanan publik.

BACA JUGA  Ketua Gapensi Semarang: Suami Mbak Ita Minta Rp2 Miliar untuk Urus Kasus di KPK

“Sebagaimana air yang mengalir memberikan kehidupan, cahaya Al-Qur’an mengalirkan nilai-nilai kebaikan bagi umat manusia. Melalui momentum MTQ Nasional ini, kita diingatkan bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dilantunkan, melainkan menjadi pedoman hidup,” tutur Mas Wawan, Minggu, 13 September 2026.

Dalam pawai perhelatan tingkat nasional tersebut, PDAM Tirta Moedal mengusung narasi simbolis yang mempertemukan peran vital pasokan air dan spiritualitas keagamaan:

  • Penyedia Kehidupan: Air memegang peran sentral sebagai penopang kehidupan utama yang mengalirkan kesejahteraan fisik seluruh lapisan warga.
  • Penerang Peradaban: Al-Qur’an memancarkan cahaya, petunjuk, serta keberkahan spiritual dalam membentuk tatanan sosial yang berkeadaban.
BACA JUGA  Guru Ngaji di Demak Diminta Uang Damai Rp25 Juta oleh Wali Murid, FKDT: SPP-nya Saja Cuma Rp10 Ribu

Mas Wawan menegaskan, semangat tersebut selaras dengan komitmen PDAM Tirta Moedal untuk terus membenahi kualitas, kuantitas, serta kontinuitas pasokan air bersih bagi seluruh warga Kota Semarang.

Pengelolaan air minum akan terus didorong secara merata, efisien, dan berkelanjutan demi mendukung kemajuan daerah.

Pos terkait