Warisan Leluhur di Mranggen: Tradisi Sangon Manten, Siasat Gotong Royong Patungan Modal untuk Pengantin Baru

Tradisi Sangon Manten di Mranggen Demak (foto: Pemkab Demak)
Tradisi Sangon Manten di Mranggen Demak (foto: Pemkab Demak)

“Kearifan lokal seperti ini berpotensi besar memperkaya portofolio atraksi wisata budaya kita. Hal ini sekaligus mempertegas citra Kabupaten Demak di mata publik sebagai kawasan yang tidak hanya religius, tetapi juga kaya akan khazanah tradisi leluhur,” tambahnya.

Di samping memproyeksikannya sebagai pemikat sektor pelesiran, Dinparta Demak juga menekankan pentingnya menjadikan tradisi ini sebagai ruang edukasi bagi generasi muda.

Melalui pemahaman makna di balik Sangon Manten, generasi milenial dan Gen Z diharapkan dapat menyerap esensi pentingnya hidup berdampingan, saling meringankan beban sesama, serta bangga terhadap akar budaya sendiri.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tilang Manual Diberlakukan di Operasi Zebra Candi 2025, Ini Jenis Pelanggarannya

Melalui komitmen pelestarian yang konsisten dari tingkat akar rumput hingga dukungan regulasi pemerintah daerah, Sangon Manten diharapkan terus hidup sebagai bukti nyata bahwa budaya gotong royong bangsa Indonesia tetap lestari di Kabupaten Demak.

Pos terkait