Selain untuk sarana belajar dan menambah wawasan, Mualim berharap adanya Perpusatakaan Kota Semarang ini bisa menjadi ruang interaksi dan bertukar pikiran bagi masyarakat.
Ia berharap di dalam Perpustakaan ini nantinya akan ada ruangan untuk berinteraksi yang lebih nyaman.
“Perpus ini jangan hanya untuk tempat membaca, tapi kalau bisa ada kantin atau kafenya jika baca buku atau diskusi ini lebih nyaman. Jadi misal teman-teman dewan kalau mau bikin FGD juga bisa memanfaatkan gedung Perpustakaan ini, ajdi dibuat menyenangkan gitu lah,” pungkasnya.


















