“Mudah-mudahan ini juga nantinya sampai kapanpun tetap menjadi budaya dan tradisi yang perlu dirawat, dijaga itu gotong-royong melalui anggaran tersebut dengan melaksanakan program di RT salah satunya PJN itu,” harapnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Semarang Endah Emayanti menjelaskan pada musim hujan, biasanya banyak penyakit muncul karena kurang bersihnya lingkungan sekitar.
Penyakit DB yang disebabkan nyamuk Aedes Aegepty bisa muncul karena adanya genangan air sehingga nyamuk bisa bertelur dan menetaskan nyamuk yang kemungkinan membawa virus tersebut.
Kemudian penyakit leptosirosis yang berasal dari air seni tikus yang bisa saja terbawa saat adanya genangan air hujan dan menularkan ke manusia.
“Penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan ini seperti DB, leptosirosis dan diare, ini tergantung dari kebersihan lingkungan sekitar kita,” jelas Endah.
Guna mencegah berbagai penyakit pada musim hujan, Endah mengatakan selain tetap menjaga kebersihan lingkungan juga tetap harus memberlakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“PHBS ini penting, jangan cuma saat musim Covid-19 saja kita laksanakan itu, tapi kapanpun tetap harus dilakukan PHBS,” tandasnya.


















