Komisi B: Harimau Putih Semarang Zoo Mati Bukan karena Overdosis Bius

Joko juga menambahkan argumen logis lainnya, yaitu mengenai jumlah satwa yang dikirim. Pihak Semarang Zoo mengirimkan sepasang harimau putih ke Medan, namun hanya satu yang dilaporkan mati.

“Pengiriman itu sepasang. Logikanya, kalau memang ada kesalahan prosedur pembiusan sejak awal, mestinya kedua-duanya terdampak. Tapi ini kan tidak. Jadi pemberitaan ini perlu diluruskan, tidak ada pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh pihak Semarang Zoo,” tegasnya.

Terkait faktor teknis biologis lainnya, termasuk adanya indikasi perkawinan sedarah (inbreeding) pada satwa tersebut, Joko menyebutkan bahwa hal itu sudah dijelaskan secara terperinci oleh pihak pengelola Semarang Zoo bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  DPRD Kota Semarang Soroti Capaian Pajak Daerah Baru 45 Persen

Ia berharap masyarakat tidak berspekulasi liar dan memahami bahwa tata kelola satwa di Semarang Zoo tetap mengedepankan prinsip konservasi serta aturan hukum yang berlaku.

Pos terkait