Polisi juga menyita sisa makanan berupa daging, sosis, sayuran, dan nasi putih yang diduga digunakan untuk kegiatan memasak di lokasi kejadian.
“Peralatan memasak ditemukan dalam keadaan tidak menyala,” kata Komang.
Ia menjelaskan kompor gas portabel ditemukan di luar tenda atau di area teras pintu masuk.
Selain itu, kondisi pintu tenda serta ventilasi di sisi kiri dan kanan ditemukan dalam keadaan tertutup rapat.
“Hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan bekas muntahan atau tanda mencurigakan lainnya. Di dalam tenda hanya terdapat dua kasur dan kantong tidur,” ujarnya.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa empat saksi dari pihak pengelola tempat wisata tersebut untuk mendalami kasus itu. [Ant]


















