Prabowo Ungkap Kisah Inpex yang Akhirnya Garap Blok Masela setelah 28 Tahun Mangkrak

MATASEMARANG.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap cerita di balik layar untuk mengatasi 28 tahun mangkraknya pembangunan cadangan gas raksasa di Cekungan Abadi, Blok Masela, Maluku. Karena mangkrak lama, Prabowo mendatangi langsung petinggi-petinggi Inpex di Tokyo dan mendesak mereka segera mempercepat tahapan pembangunan.

“28 tahun mangkrak, saya berangkat ke Tokyo, saya ketemu pimpinan perusahaan-perusahaan Jepang itu, Inpex. Saya sampaikan dengan baik dan sopan: ‘Saudara masih berminat? Kalau saudara tidak berminat, saya akan alokasi, saya akan tunjuk perusahaan lain’. Sopan, tetapi tegas,” kata Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.

BACA JUGA  Prabowo: Setiap Tahun Rp133 Triliun dari Judol Mengalir ke Luar Negeri

“Sebagai bangsa Indonesia yang ramah, enggak mungkin kita kasih ultimatum kan, bukan ultimatum itu, (tapi) imbauan. Benar itu. ‘Yang Mulia, apakah Jepang masih berminat? Masalahnya bangsa Indonesia sangat butuh energi, sangat butuh devisa’. Habis itu pulang-pulang ya, ya kalau Menteri ESDM boleh saya ‘teken-teken’ ya, enggak apa-apa,” lanjut Presiden.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bupati Pati Hadiri Pansus Hak Angket DPRD

Presiden menemui petinggi-petinggi Inpex beserta belasan pimpinan perusahaan ternama Jepang lainnya di Tokyo, Jepang, dalam rangkaian kunjungan kenegaraan pada 31 Maret 2026. Dalam pertemuan itu, ada Prabowo dan CEO Inpex Takayuki Ueda.

Selepas pertemuan di Tokyo, Presiden kemudian mengeluarkan instruksi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Ancam Cabut

“Menteri ESDM, 6 bulan tidak ada kegiatan, cabut! Sekarang kita tidak toleransi. HGU, HGB, SIUP, izin kita beri, 2 tahun tidak ada kegiatan, cabut!” ujar Prabowo.

Pos terkait