Sudaryono dalam sesi jumpa pers setelah acara pelantikan di Istana Negara juga menegaskan dirinya dan keluarganya tidak ada yang punya dapur makan bergizi gratis (MBG).
Fakta tersebut disampaikan untuk menegaskan tidak ada konflik kepentingan dirinya dan keluarganya dalam pelaksanaan Program MBG. Pasalnya, Sudaryono berikrar untuk tidak menoleransi sama sekali segala praktik korupsi, hengki pengki, dan copet-copetan di lingkungan BGN dan terkait dengan pelaksanaan MBG.
“Gak ada, gak ada, gak ada, dan saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur (MBG, red.), tidak ada keluarga saya yang punya dapur, dan punya SPPG,” kata Sudaryono.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan MBG merupakan program prioritas dengan anggaran yang besar dan cakupannya nasional. Alhasil, pelaksanaannya harus dijalankan dengan transparan serta akuntabel, dan setiap kebijakannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. [Ant]


















