Dengan demikian, fungsi pencegahan lock out tetap berjalan, namun tampilan di layar komputer akan terlihat seperti petugas yang sedang menghadapi dokumen pekerjaan, bukan halaman game.
Yudi juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan online dari rumah seperti menggunakan aplikasi S’Dnok atau mengaktifkan IKD, sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor.
Saat ini, meskipun kantor terlihat padat dengan sekitar 300 orang yang datang berdasarkan nomor antrean per hari, Dispendukcapil sebenarnya menyelesaikan sekitar 1.500 dokumen setiap harinya.
Ini berarti ada sekitar 1.200 dokumen milik warga yang diselesaikan secara online tanpa mereka harus datang ke kantor. Layanan yang diajukan pada hari biasa pun dipastikan selesai pada hari yang sama.


















