Namun, ia menyebut kerusakan rumah warga cukup parah. Rumah miliknya rusak 40 persen, sementara rumah orang tuanya hanyut tanpa sisa.
“Kalau rumah kayu seperti kami, satu unit bisa sekitar Rp80 juta. Itu belum isinya,” tambahnya.
Banjir di Demak terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Sidoharjo, Jumat (3/4/2026). Air meluap dan merendam permukiman di sembilan desa di empat kecamatan, berdampak pada 5.148 jiwa, dengan 2.867 jiwa sempat mengungsi. Hingga kini, tersisa 12 jiwa di pengungsian Madin Sindon.


















