Dewan Desak Pemerintah Menormalisasi Sungai Plumbon

MATASEMARANG.COM – Banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan, yang disebabkan meluapnya air hingga jebolnya tanggul Sungai Plumbon, menuai keprihatinan DPRD Kota Semarang.

Pasalnya, akibat tanggul Sungai Plumbon jebol, sejumlah wilayah di dua kecamatan tergenang air sehingga warga harus diungsikan.

Bencana ini bukan baru sekali saja, namun beberapa kali terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi melanda Kota Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Krisseptiana Ingin Setiap Anak di Kota Semarang Dapat Pendidikan yang Bermutu

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman mendorong pemerintah pusat melalui pemerintah kota dan pemerintah provinsi segera menormalisasi Sungai Plumbon.

Ia meyakini, dengan normalisasi Sungai Plumbon, banjir yang kerap terjadi di wilayah barat Kota Semarang bisa teratasi.

“Sampai saat ini persoalan banjir di wilayah barat hanya satu penyebabnya karena Sungai Plumbon belum dinormalisasi. Saya mendorong dan memohon pemkot, pemprov, dan pemerintah pusat segera menormalisasi,” kata Pilus, sapaan akrabnya, Selasa, 20 Januari 2026.

BACA JUGA  Komisi C Minta Dishub Tegaskan Aturan Soal Bajaj Online

Ia mengungkapkan meluapnya Sungai Plumbon membuat beberapa wilayah tergenang. Paling parah ada di enam RW di Kelurahan Wonosari.

Ia mengatakan pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Plumbon bahkan sudah dilakukan oleh Pemkot Semarang, dan hanya tinggal beberapa bidang saja sedang proses pengurusan administrasi.

“Pembebasan lahan sudah kok, tinggal beberapa bidang hanya masih proses administrasi, tapi kok info dari Kementerian PUPR yang akan melakukan normalisasi, Sungai Plumbon ini tidak masuk Proyek Strategis Nasional, padahal dampaknya ke masyarakat, apa pemerintah tidak kasihan?” ungkapnya.

Pos terkait