MATASEMARANG.COM – Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto memimpin aksi penanaman pohon dalam gerakan Merawat Pertiwi di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih.
Kegiatan yang digelar dalam rangka Bulan Bung Karno ini menjadi langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mitigasi jangka panjang terhadap ancaman krisis air bersih.
Ratusan petani dan relawan setempat ikut serta menghijaukan kawasan lereng Gunung Lawu dengan menanam pohon penyimpan air seperti Preh, Beringin, Bulu, dan Pule.
Pemilihan jenis pohon ini dinilai strategis untuk menciptakan sumber-sumber air baru yang dapat diandalkan masyarakat di masa mendatang.
Sumanto menegaskan bahwa krisis air akibat kerusakan lingkungan dan perubahan iklim sudah nyata.
Ia menyoroti kondisi daerah hulu seperti Tawangmangu yang kini kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.
“Sebagian masyarakat di sana bahkan harus mendatangkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki,” ujarnya dikutip Senin 29 Juni 2026.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini agar masyarakat Girilayu tidak mengalami kondisi serupa.
Ia berharap gerakan Merawat Pertiwi tidak berhenti pada seremonial penanaman, tetapi dilanjutkan dengan perawatan pohon agar tumbuh optimal.
“Menanam pohon hari ini adalah investasi hidup untuk anak cucu kita kelak,” tegasnya.
Aksi penghijauan ini mendapat sambutan hangat warga. Kepala Desa Girilayu Slamet menyebut penanaman pohon juga diharapkan mampu mencegah tanah longsor.
Sementara Anggota DPRD Karanganyar Bambang Sutrisno mengingatkan pentingnya perawatan rutin agar pohon tumbuh besar dan mampu menjaga bantaran sungai.


















