MATASEMARANG.COM – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus Saiful Annas menyatakan penggerudukan oleh massa ormas Pemuda Pancasila (PP) ke Kantor PWI Kabupaten Kudus dan IJTI Muria Raya merupakan tindakan salah sasaran.
“Segala bentuk kesalahan terkait ilustrasi foto dalam pemberitaan merupakan tanggung jawab penuh media Tribun Jateng dan tidak memiliki keterkaitan dengan PWI Kabupaten Kudussebagai organisasi profesi,” kata Saiful Annas.
Pernyataan sikap PWI Kabupaten Kudus yang diteken Ketua Saiful Annas dan Sekretaris Ali Bustomi, Rabu, 15 April 2026, itu merespons
penggerudukan oleh massa anggota PP pada Selasa, 14 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Kantor PWI Kabupaten Kudus dan IJTI Muria Raya yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 8 Kudus.
Aksi massa PP tersebut dilakukan dengan dalih meminta klarifikasi atas ilustrasi foto yang ditampilkan oleh media Tribun Jateng dalam pemberitaan terkait dugaan pemerasan oleh oknum anggota ormas terhadap seorang pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sunan Muria.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah massa melakukan intimidasi verbal serta tindakan yang menimbulkan keresahan terhadap wartawan Tribun Jateng, Rifqi Ghozali, yang saat itu berada seorang diri di kantor. Bahkan, terdapat upaya pemaksaan disertai ancaman agar yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf yang direkam dalam bentuk video.
Ketua PWI Kudus mengingatkan bahwa klarifikasi atas suatu pemberitaan media massa seharusnya dilakukan melalui mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Pers, seperti hak jawab atau hak koreksi.

















