Dalam situs web miliknya, ia bercerita setiap hari mesti memikul ember air di pundaknya dari sumur desa ke rumahnya dengan jarak hampir satu kilometer, mengingat desanya krisis air bersih, apalagi ketika masuk musim kemarau.
Sebagai anak petani, semangat belajarnya sangat tinggi sejak kecil. Selepas subuh, ia selalu menyempatkan untuk belajar mandiri sebelum mendengarkan penjelasan dari guru di sekolah. Hal itu yang kemudian membuatnya semakin berprestasi di sekolah, hingga berhasil menjadi siswa yang beruntung bisa mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan menjadi lulusan terbaik pada tahun 2003.
Sudaryono melanjutkan pendidikan pada tahun 2004 dengan beasiswa di Akademi Pertahanan Nasional Jepang. Ia menekuni studi di bidang teknik mesin dan lulus meraih gelar Bachelor of Engineering pada 2009, lalu menempuh pendidikan di Universitas Swiss German, Tangerang, pada tahun 2015 untuk gelar ganda Magister Manajemen dan Master of Business Administration, dan lulus pada tahun 2018.
Kemudian, ia menempuh pendidikan doktoral manajemen dan bisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2020 dan meraih gelar doktor pada tahun 2025.
Karier
Sudaryono awalnya bekerja sebagai asisten pribadi Prabowo Subianto selama lima tahun dari 2009 sampai 2014, lalu memulai karier profesionalnya dari tahun 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy.
Ia kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama Garuda TV pada 2018. Sudaryono juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.


















