MATASEMARANG.COM – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi rusak.
Kebijakan ini dilakukan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sehingga pergeseran anggaran dapat dilakukan lebih cepat tanpa menunggu APBD Perubahan pada September.
“Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya, Jumat 12 Juni 2026.

Saleh menilai percepatan perbaikan jalan tidak bisa ditunda, terutama pada ruas-ruas rusak berat yang banyak dikeluhkan warga, termasuk Randublatung–Cepu di Blora yang sempat viral.
“Prioritas perbaikan pada ruas jalan rusak berat sudah tepat karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Ia berharap pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan kualitas baik agar hasil pembangunan lebih awet dan memberi manfaat jangka panjang.
DPRD Jateng, lanjutnya, akan terus mendukung langkah pemerintah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan infrastruktur.
Selain itu, DPRD Jateng tengah membahas Raperda Penyelenggaraan Standarisasi Jalan sebagai pembaruan atas Perda Nomor 8 Tahun 2016.
Regulasi ini disiapkan untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kelayakan teknis infrastruktur jalan provinsi.
“Kami ingin pembangunan jalan di Jawa Tengah tidak hanya cepat, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang baik,” pungkas Saleh.


















