- “Jangan biarkan Al-Qur’an dinilai atau diperlakukan secara tidak semestinya. Kita harus bela kitab suci kita,” kata orator menggunakan pengeras suara
MATASEMARANG.COM – Ribuan warga menggeruduk gedung Orang Tua, produsen minuman keras merek Newport, di Cengkareng.
Untung mengamankan bangunan dan isinya, kepolisian mengerahkan sekitar 400 personel untuk mengawal massa yang berkerumun di depan gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat.
Aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi, terutama di depan gerbang pintu masuk Gedung OT.
“Kurang lebih ada 400 personel untuk menjaga aksi ini,” kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Gultom Parman melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.
Petugas gabungan tampak tersebar di beberapa titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas yang macet imbas aksi tersebut.
Sejumlah kendaraan roda empat, truk, hingga sepeda motor tampak merayap di tengah aktivitas massa.
Kepadatan lalu lintas terjadi sejak 1 kilometer dari titik aksi, termasuk dari arah bawah kolong Flyover Rawa Buaya menuju kawasan Cengkareng.
Adapun aksi ini digelar oleh massa yang tergabung dalam organisasi Front Persaudaraan Islam, sebagai bentuk kecaman terhadap dugaan penistaan Al-Qur’an yang dikaitkan dengan miras merek Newport produksi perusahaan Orang Tua dalam festival musik “Sound Project” beberapa waktu lalu.
Sekitar pukul 14.04 WIB, massa terlihat memadati ruas jalan di depan gedung. Para peserta yang hadir didominasi pria yang mengenakan pakaian koko dan peci.
Mereka berkumpul di sekitar sebuah mobil komando berwarna putih. Dari atas mobil, orator menyampaikan tuntutannya di depan aksi massa.

















